Eksistensi Wayang golek
Wayang golek Giriharja dan Eksistensinya.
Nama Giri Harja sebenarnya berawal dari nama kampung di daerah tersebut. Yang memulainya adalah Abah Sunarya.
Memang saya tidak ingat zaman bupati siapa yang memberi nama kampung ini menjadi Giri Harja. Nah dari situlah GIRI HARJA dipakai untuk nama grup, dulu Abah Sunarya (memiliki padepokan) bernama Pusaka Giri Harja, di Kampung Giri Harja, Desa Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, belum lama ini.
Dalam menurunkan tradisinya, Abah Sunarya mempunyai adik bernama Lili Adi Sunarya, sehingga nama Padepokan Giri Harja 1 diberikan kepada adik Abah Sunarya.
Abah Sunarya mempunyai adik yang menjadi dalang, mempunyai padepokan yang bernama Giri Harja 1. Jadi Giri Harja 1 itu bukan putra Abah Sunarya, melainkan adik dari Abah Sunarya yang juga jadi sesepuh, bernama Lili Adi Sunarya.
Baru setelah itu Abah Sepuh (Sunarya) mempunyai anak, Ade Kosasih Sunarya almarhum, baru memulai Giri Harja 2. Lalu Giri Harja 3, Asep Sunandar Sunarya almarhum. Lalu ada Giri Harja 4 Ugan Sunagar Sunarya almarhum Bapak dari Ki Tresna Sunagar Sunarya dari Giriharja4putra. Lalu Giri Harja 5 Iden S Sunaryaudah lama meninggal. Nah Giri Harja 6 Agus Muhram Supangkat, cuma dirinya sekarang jadi da'i atau Ulama.
Dari situ lahirlah penerusnya. Untuk Giri Harja 1 putus, tidak ada yang meneruskan. Lalu di Giri Harja 2 ada yang meneruskan, A Deden Kosasih Sunarya Putra Giri Harja 2. Kemudian di Putra Giri Harja 3 ada Dadan Sunandar terus Yogaswara Giri Harja 3 Putra, Giri harja 4 Putra Tresna Sunagar Sunarya .
Dihadang Pandemi
Eksistensi dunia wayang golek yang dijalankan rupanya tak semulus jalan. Jalan berliku dijumpai, termasuk hantaman pandemi COVID-19.
Pandemi COVID-19 berdampak besar dalam pendapatan. Apalagi ada pembatasan-pembatasan yang dilakukan pemerintah. Sebagai dalang, saya sebagai Seniman dan grupnya tak bisa berbuat banyak.
Dua tahun saya nggak bisa apa-apa. Ya karena kondisi aja, jadi nggak bisa menyalahkan siapa-siapa.
Berada pada keturunan Giri Harja, banyak seniman mengungkapkan sempat akan menjual barang-barang yang ada di rumahnya. Namun, mereka cukup terbantu dengan adanya pendapatan dari Youtube.
Para seniman mengaku bersyukur dengan adanya pelonggaran kebijakan yang dilakukan pemerintah pada saat ini. Sehingga mereka telah kembali manggung di beberapa kota. |
Alhamdulillah sekarang udah melonggar lagi, acara sudah ramai lagi, penonton sudah mulai ramai. Tapi dulu waktu pandemi juga tetap aja ada yang nakal, beberapa panggung lah, tapi aman sebetulnya. Apalagi kan didaerah mah sebetulnya santai-santai aja mengenai hal tersebut, nggak kaya di kota-kota besar.
Saat ini beberapa jadwal manggung sudah mulai tersusun. Bahkan saat ini jadwal sudah mulai terlihat padat.
Kemarin-kemarin sampai sekarang alhamdulillah sudah mulai padat, bahkan nanti Tahun depan pun sudah padat jadwalnya. Dengan dilonggarkannya kebijakan saat pandemi bisa sedikit-sedikit membantu para seniman. Ya mungkin ini hikmah.
Giriharja4putra Tresna Sunagar Sunarya
CP : 083821173748
IG : tresnasunarya1
FB: Tresna Sunagar Sunarya





Mantaaappp
BalasHapus