Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Tentang Tresna Sunagar Sunarya hari ini

Gambar
Berikut “berita menarik” hari ini seputar dunia padalangan yang berkaitan dengan Tresna Sunagar Sunarya — meskipun berdasarkan informasi publik terakhir, banyak hal tetap bersifat interpretatif karena info spesifik tentang “berita hari ini” sangat terbatas: 🎭 Siapa Tresna Sunagar Sunarya Tresna Sunagar Sunarya dikenal sebagai bagian dari generasi dalang yang mengusung tradisi Wayang golek — teater boneka kayu khas budaya Sunda/West Java.  Publikasi daring (postingan media sosial) menyebut ia aktif di kawasan Ujungberung, Jawa Barat.  Ia membawa semangat melestarikan wayang golek dengan menyajikan pagelaran dan konten edukatif tentang asal-usul wayang dan dalang, mengikuti tradisi leluhur wayang golek yang diusung oleh maestro terdahulu seperti Asep Sunandar Sunarya.  🔔 “Berita Hari Ini”: Momentum untuk Pelestarian Wayang Golek Hari ini penting bagi pencinta wayang golek: di media sosial komunitas pecinta wayang Sunda, muncul posting terbaru yang menyebutkan Tresna Sunag...

Asal usul Giriharja dan Abeng Sunarya

1. Asal Usul Dinasti Sunarya Dinasti Sunarya (kadang disebut Dinasti Giriharja) bermula dari Abeng "Abah Sunarya", dalang wayang golek legendaris asal Jelekong, Kabupaten Bandung. Abah Sunarya lahir 2 Januari 1920 dan belajar mendalang dari ayahnya, dan dari dalang-dalang lainnya di Bandung. Pada 1957, Abah Sunarya mendirikan Padepokan Pusaka Giri Harja yang terkenal sebagai hub seni wayang golek purwa dan dengan kekayaan seni dan ketajamannya, menarik pengunjung luar negeri, Swedia dan Perancis. Antropolog Sarah Anaïs Andrieu juga menyebutkan bahwa skill Sunarya sangat kaya karena warisan dari ayahnya, Abah Juhari. 2. Peran Dinasti dalam Seni Wayang Golek Dinasti Sunarya tidak terbatas pada satu orang: dari berbagai generasinya, descendants Sunarya banyak yang devenir dalang dan melanjutkan seni wayang golek di Jelekong. Giriharja, seni tersebut, berkembang lebih lanjut dengan beberapa cabang/generasi: Giriharja 1,2,3,4,5 dan seterusnya. 3. Garis Keturunan — Anak, Cucu, dan ...

Wawancara Mahasiswa ISBI

Gambar
"Pada minggu kedua, saya melakukan wawancara dengan Tresna sunagar sunarya, beliau salah seorang praktisi seni dan berprofesi sebagai Dalang, hal yang saya pertanyakan adalah mengenai eksistensi wayang golek di masa kini. Tresna mengungkapkan bahwa keberadaan wayang golek saat ini sudah lebih berbeda, yang mana pada saat dulu praktisi wayang golek sangat bersaing ketat bahkan cenderung masing masing tanpa adanya kebersamaan antar kelompok praktisi wayang golek dalam hal berkarya. Dipengaruhi dengan faktor regenerasi maka saat ini hal seperti itu sudah tiada, maka tak jarang pula di masa sekarang sering diadakan kolaborasi antar kelompok praktisi wayang golek, secara tidak langsung peristiwa ini membuat keberadaan wayang golek semakin melekat dimasyarakat yang tentunya kolaborasi ini mempengaruhi sajian wayang golek yang berbeda dari biasanya, selain daripada itu setiap kelompok wayang golek terus menunjukkan ciri khas dan inovasinya masing masing sehingga memunculkan keberagaman d...