Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Pendukung pagelaran wayang golek Giriharja4putra

Gambar
 Faktor faktor yang Mendukung Pagelaran Wayang Golek Pada zaman sekarang ada banyak faktor yang mendukung pagelaran wayang golek, faktor-faktor ini sangat mendukung sekali untuk pagelaran. Bukan hanya pengeras suara saja tapi banyak juga faktor yang menambah daya tarik pagelaran wayang golek, tak hanya menambah daya tarik faktor-faktor berikut juga dapat membuat audience merasakan dan masuk kedalam cerita yang di sutradarai oleh ki dalang, juga dapat menghidupkan suasana di dalam pagelaran tersebut. Berikut adalah faktor-faktor nya: ● Sound system Sound system atau pengeras suara ini sangat penting sekali untuk pagelaran Wayang Golek. Dengan pengeras suara ini, penonton yang jangkauan nya agak jauh dari letak panggung juga dapat mendengar suara dalang, gamelan, sinden, wirasuara, dan nayaga yang mendukung juga ikut berperan dalam pagelaran Wayang Golek ini. Pengeras suara ini juga berfungsi sebagai media untuk mengajak kepada masyarakat yang ada di lingkungan sekitar panggung untuk...

Eksistensi Wayang golek

Gambar
Wayang golek Giriharja  dan Eksistensinya. E ksistensi Padepokan Giri Harja dalam bidang wayang golek tak pernah termakan zaman. Bahkan beberapa keturunannya terus mempertahankan eksistensi tersebut hingga kini. Nama Giri Harja sebenarnya berawal dari nama kampung di daerah tersebut. Yang memulainya adalah Abah Sunarya. Memang saya tidak ingat zaman bupati siapa yang memberi nama kampung ini menjadi Giri Harja. Nah dari situlah GIRI HARJA dipakai untuk nama grup, dulu Abah Sunarya (memiliki padepokan) bernama Pusaka Giri Harja, di Kampung Giri Harja, Desa Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, belum lama ini. Dalam menurunkan tradisinya, Abah Sunarya mempunyai adik bernama Lili Adi Sunarya, sehingga nama Padepokan Giri Harja 1 diberikan kepada adik Abah Sunarya. Abah Sunarya mempunyai adik yang menjadi dalang, mempunyai padepokan yang bernama Giri Harja 1. Jadi Giri Harja 1 itu bukan putra Abah Sunarya, melainkan adik dari Abah Sunarya yang juga jadi sesepuh, bernam...

Pagelaran wayang golek

Gambar
  Seni pertunjukan wayang golek Giriharja4putra sendiri telah berhasil menjadikan seni pertunjukan wayang sebagai alat komunikasi yang dapat dipahami oleh komunikan atau penonton dengan latar belakang kebudayaan atau masyarakat yang berbeda dan juga seni Giriharja4putra tetap melestarikan dan mengembangkan seni pertunjukan wayang golek di era modern ini tanpa harus mengesampingkan nilai nilai asli dari pertunjukan wayang golek itu sendiri. Inovasi dapat dilakukan untuk mempertahankan eksistensi kesenian wayang golek di era digitalisasi saat ini, seperti yang dilakukan oleh grup wayanggolek Giriharja4putra. Selain menggabungkan cerita wayang konvensional dengan cerita masa kini, penggunaan efek suara serta smoke gun membuat pertunjukan wayang lebih kekinian. Dengan memadukan cerita wayang konvensional dengan diselingi cerita masa kini. lni menjadi bagian dari strategi agar pertunjukan wayang golek tetap diminati para penonton khususnya generasi milenial dan generasi Z. Tak hanya men...

Tentang Giri Harja

Gambar
 Tentang Giri Harja Di antara para penerus Abah Sunarya, Ade Kosasih Sunarya, Asep Sunandar Sunarya juga Ugan Sunagar Sunarya adalah yang bisa tingkat kepopuleran menyamai Abah Sunarya. Asep, Ugan, dan Ade bahkan sempat mentas di beberapa negara Eropa. Ada yang menarik dari 2 giriharja yaitu Ade (Giriharja 2) dan Asep (Giriharja 3). Konon menurut yang punya cerita, Abah meniup Ade pada bagian bibir dan lidahnya, sedangkan untuk Asep ditiup di bagian tangannya. Dan Ugan ditiup ubun ubunnya. Entah benar atau tidak cerita ini, tapi waktu membuktikan Ade Kosasih Sunarya kemudian terkenal menjadi dalang sohor karena keistimewaan suaranya saat memainkan wayang golek. Sedangkan Asep Sunandar Sunarya mencapai puncak kepopulerannya dengan kemampuan memainkan wayang golek dengan sangat atraktif. Aseplah yang mempelopori atraksi-atraksi wayang golek yang inovatif seperti tokoh "buta" (raksasa) yang muntah "mie".  Asep juga sangat dikenal dengan "bobodoran" (lawakan) ...